Senin, 27 April 2015

SISTEM PERIODIK UNSUR

PERKEMBANGAN TABEL PERIODIK
1.  Triade (Dobereiner)

Unsur-unsur di kelompokan berdasarkan
kemiripan sifat-sifat nya.
Tiap kelompok beranggotakan 3 unsur , 
sehingga di sebut triad.

Di dalam triad unsur ke 2 mempunyai ,
sifat-sifat yang berada di antara unsur 
ke 1 dan unsur ke 3.
Contoh:  




2.   Sistem Oktaf (Newlands)

Unsur-unsur di kelompokan berdasarkan ,
kenaikan masa atom. Sifat dan unsur  ke 8
mirip dengan sifat unsur ke 1. Karena terjadi
penggulangan sifat setiap unsur ke 8 maka
di sebut Hukum Oktaf.
  Contoh:  



3.Sistem periodik pendek (Mendelev)
 Ia , mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikan
 masa atom secara horizontal membentuk baris yang
 di sebut periode.
 Penyusunan pada periode akan berhenti dan berganti
 pada berikutnya jika terjadi pengulangan sifat unsur.
 Unsur-unsur dengan sifat yang mirip akan membentuk
 kolom yang di sebut golongan.
Contoh:




KELEBIHAN SISTEM MENDELEV
  
1.  Unsur-unsur di tata dalam 12 baris mendatar dan kolom tegak atau golongan agar unsur dapat di masukan dalam golongan yang sesuai maka perlu di tinggalkan beberapa ruang kosong.
2.  Unsur-unsur yang termasuk dalam sub golongan yang sama oada tabel Mendelev mempunya sifat dan kimia yang sama
3.  Sifat-sifat ini berubah secara berangsur-angsur dari atas kebagian bawah golongan Li (174ᵒC) > K(63,7ᵒC) > RB(38,9ᵒC) > CS(28,5ᵒC)
4.  Untuk menempatkan nya dengan benar pada tabel, Mendelev membuat penyesuaian salah satunya Indium mulanya In diduga memliki bobot 76 dengan bentuk oksida InO, namun mendeleev mengajukan senyawa In₂O₃ dengan bobot 113 dan terletak antara kadmium dan timah.
5.   Atom lain yang mengalami penyesuaian antara lain Berilium (13,5 menjadi 9), Uranium (120 menjadi 240).
6.   Mendeleev dengan sengaja meninggalkan  ruang kosong dalam tabel nya untuk unsur-unsur yang belum di temukan.
7.   Salah satu unsur yang berhasil di ramal nya adalah Germanium dengan perkiraan sifat-sifat fisika dan kimia yang mendekati kenyataan.



4. SISTEM PERIODIK LOTHAR MEYER

Sistem periodik pertama yang di buat
berdasarkan kenaikan massa
Atom dan kemiripan sifat unsur.




5. SISTEM PERIODIK BENTUK MODERN (MOSELEY)

Penyusunan unsur berdasarkan kenaikan nomor atom
dan kemiripan sifat yang menghasilkan keteraturan 
pengulangan sifat berupa periode ( baris ) dan 
kemiripan sifat berupa golongan ( kolom ).
Kemiripan sifat dari unsur-unsur dalam golongan yang 
sama, terkait dengan konfigurasi elektron nya.



GOLONGAN DAN PERIODE

A. GOLONGAN

Kolom-kolom vertikal dalam sistem periodik di sebut golongan
Ada 2 cara penamaan golongan, yaitu :
1. Sistem 8 golongan
  Sistem periodik di bagi dalam 8 golongan yang masing-masing terdiri atas golongan utama
( golongan A ) dan golongan transisi ( golongan B ). Nomor golongan di tulis dengan angka
romawi.



2. Sistem 18 golongan 
Sistem periodik di bagi dalam 18 golongan, yaitu golongan 1 sampai dengan 18 di mulai
dari kiri.


B. PERIODE
Lajur-lajur horizontal dalam sistem periodik di
sebut periode
Sistem periodik modern  terdiri dari 7 periode.




Jari-Jari Atom
Semakin kecil dalam satu periode dari kiri ke kanan 
 Sesuai kenaikan muatan inti, jumlah elektron bertambah , tetapi inti bekerja sebagai satu unit muatan  sedangkan elektron bekerja masing-masing, elektron di tarik  ke arah inti, sehingga ukuran nya semakin kecil
Bertambah dalam satu golongan dari atas kebawa
 Setiap penambahan kulit elektron akan melindungi elektron luar dari tarikan inti
Semakin besar secara diagonal, dari sudut kanan atas ke sudut kiri bawah.

C. ENERGI IONISASI
Energi ionisasi adalah besarnya energi yang di perlukan untuk melepas satu
elektron dari  suatu atom netral dalam wujud gas sehingga terbentuk ion
berwujud gas dengan muatan +1.


TABEL ENERGI IONISASI




D. AFINITAS ELEKTRON

Afinitas elektron, yaitu besar nya energi yang 
atom untuk menerima sebuah elektron.
Afinitas elektron adalah perubahan entalpi ΔH yang terjadi apabila sebuah atom netral dalam fase gas menerima
ebuah elektron dari jarak tak terhingga.


E. KE-ELEKTRONEGATIFAN

Ke-elektronegatifan adalah besarnya tendensi / kecendrungan sautu atom untuk
menerima elektron.



F. Titik Didih dan Kelogaman

Satu periode : 
 Dari kiri kanan makin bertambah puncaknya pada golongan IV A kemudian menurun
drastis sampai golongan VIII A.

Satu golongan :
Golongan I A sampai IV A dari atas kebawah makin rendah titik didih dan titik lelehnya 
Golongan V A sampai VIII A dari atas ke bawah titik didih dan titik lelehnya makin tinggi .


G. SIFAT MAGNETIK

Hasil dari spin elektron
Diamagnetik - tidak ada pasangan elektron bebas
Paramagnetik – satu atau lebih pasangan elektron bebas
Feromagnetik – seperti paramagnetik , tetapi unsur tersebut memiliki sifat
magnet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar